Rabu, 14 Oktober 2009

perubahan

aku tak bisa mengukir kata

merajut setiap titiknya

bahkan hanya melirik

tapi gerakan hati

melajukan selku

aku ...

yang tak pernah tahu diri

hanya mengharap ampunan darinya

tak bisa berbuat sebutirpun

menitikkan air mata saja, ku tak mampu

siapakah akuu ini?

si yang kotor

dengan manusia saja tak berani ku bandingkan

aku hina..

wajahku yang berhias iman

tapi hatiku berbau dosa

alangkah pantasnya aku mendapat neraka mu

tapi aku tetaplah aku

manusia tanpa rasa malu

tanpa berbuat memohon surgamu

sungguh nista mahklukmu ini

lebih hina dari ciptaan mu manapun

aku ingin berubah

ingin menitikan air mata di jalann mu

menghapus sesal dengan berhasil

ingin mencintai dan di cintai

tentu saja dengan ilahi ini

relakah engkau melihatku disini?

yang bahkan hanya dilirik saja tak pantas

penyesalan membuntuti

mengikat ku dalam setiap mimpi

ku ingin menutup mukaku

mengunci dua buah telinga

menyergap mata

mengurung hati

menjaga tangan

memotong lidah

hingga aku pantas untuk lelaki sholeh pilihanmu

yang kau pilih

adalah cermin ku

aku ingin ia sholeh,ap ku sholehah?

aku ingin ia jujur, ap ku begitu?

dan aku ingin ia sebaik-baik ikhwan

namun apa akpun seoertinya

tuntunlah aku merias diri

membedaki muka dengan air wudhu

menyemprotkan wewangian surga

berpakaian iman yang kuat

dan berjalan dalam hutan penuh keridhoan

aku memohon dalam setiap sujud

berharap dalam batin

agar ku pantas menjadi cintamu

dan cinta lelaki pilihanmu kelak

wakafkanlah seluruh tubuh, nafas, dan gerakkanku

dalam jalan restu mu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar